Lindungi Keluarga Anda dari Makanan Sampah!

junk food

Makanan sampah? Apa sih sebenarnya makanan sampah itu? Yah, kita sering mendengar makanan sampah dengan istilah junk food. 

Seorang ibu mengeluh karena putranya tidak mau makan nasi yang sudah terhidang di atas meja. Si anak merengek, “Pokoknya kalau tidak sama fried chiken, tidak mau!” sambil membuang mukanya.

Sang ibu mencoba bersabar dengan tingkah laku anaknya yang bandel, sambil menunjukkan ayam goreng yang dimasak secara biasa yang sudah tidak ada kulitnya.

Si anak tetap menggelengkan kepalanya sambil menutup mulut rapat-rapat.

“Pokoknya fried chiken! bukan ayam goreng!” begitulah keinginan si anak sambil berlari menuju TV.

Ibu tersebut sudah kehabisan akal untuk mengendalikan anaknya, tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan.

Dari kisah di atas mungkin juga pernah dialami oleh pembaca, atau mungkin kita pernah menemukannya di lingkungan keluarga dan masyarakat kita.

Anak-anak yang kecanduan makan fried chiken (junk food), meskipun belum ada data statistik yang kuat, tapi bisa disinyalir sangat banyak jumlahnya di negeri kita ini.

Hal ini membuat orang tua (terutama ibu-ibu) yang sadar dengan bahaya fried chiken  (yang tergolong junk food ) menjadi khawatir.

Maraknya iklan di berbagai media yang menawarkan beraneka merek dan jenis fried chiken hampir selalu berhasil menggoda anak untuk memakannya, dan tentu saja memaksa orangtua anak untuk membelinya.

Padahal, di balik itu semua terdapat bahaya yang mengancam dari makanan-makanan cepat saji tersebut.

Dan anak-anak yang menjadi korban, tidak mengetahi bahaya yang mengancam tubuhnya karena mengkonsumsi makanan sampah. Yang mereka fikirkan hanyalah rasanya yang enak.

Jadi, Sebenarnya Apa Itu Junk Food?

junk food
hindustantime.com

Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, junk(=rongsokan, sampah) food(=makanan), bisa diartikan sebagai ‘makanan rongsokan’, ‘makanan sampah’ atau makanan tidak berguna atau makakan tidak bergizi.

Istilah junk food ini muncul untuk menunjukkan makanan-makanan yang dianggap tidak memiliki nilai nutrisi yang baik bagi tubuh.

Sama seperti rongsokan, sampah, atau barang-barang tidak berguna. Memakan junk food tidak hanya makanan sisa dan tidak berguna, bahkan bisa menjadi mudarat atau sesuai yang merusak, dalam hal ini adalah merusak kesehatan.

Biasanya yang dianggap sebagai makanan junk food adalah makanan fast food (cepat saji) yang mengandung lemak tinggi, seperti pizza, hamburger, ayam goreng (terutama yang digoreng dengan kulitnya) serta camilan-camilan seperti keripik kentang berkeju (potatoe chips), kentang goreng bermentega (french fries), biskuit  gurih dan manis, bahkan minuman manis bersoda yang sangat disukai oleh anak-anak.

Dari keterangan di atas jelas bahwa yang dimaksud dengan junk food bukan hanya goreng yang tersaji di restoran, atau oleh penyedia jasa catering, seperti catering Bandung, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya.

Melainkan semua jajanan atau makanan yang mengandung lemak tinggi yang dikonsumsi secara berlebihan.

Dalam pengertian yang lebih luas semua makanan yang tidak memberikan manfaat pada tubuh ketika dikonsumi secara berlebihan, bahkan bisa merugikan kesehatan kita.

Meskipun pizza, hamburger, ataupun ayam goreng yang kita goreng sendiri di rumah, kalau dikonsumsi secara berlebihan maka bisa juga dikategorikan sebagai makanan sampah atau junk food. 

Mie ayam dan mie bakso yang mengandung banyak lemak juga bisa disebut sebagai junk food.

Penyakit Apa Saja Yang Mengancam Ketika Berlebihan Mengkonsumsi Junk Food?

junk food
ajaymourya2.blogspot.co.id

Makanan sampah ini (junk food) jika dikonsumsi secara berlebihan bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

Beberapa penyakit dan gangguan kesehatan yang sering timbul karena terlalu banyak mengkonsumsi junk food seperti diabetes (kencing manis). obesitas (kegemukan), hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung koroner, pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis) kanker, stroke, dan lain sebagainya.

Ternyata dibalik makanan yang gurih dan tezat tersebut menyimpan berjuta penyakit yang siap menyerang pengkonsumsinya. Jadi, lindungi keluarga Anda dari makanan-makanan yang tidak memberikan nutrisi untuk tubuh dan sajikanlah makanan yang bergizi untuk keluarga Anda.

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *